Oke Minna-san … kita lanjut ke pelajaran berikutnya, yakni Pembentukan Pola Kalimat Bahasa Jepang. Atau bahasa Sundanya nya mah “Present Tense” :v :v (haha, becanda). Seperti halnya Indonesia, bahasa Jepang pun juga memiliki bahasa Formal untuk orang yang lebih tua atau orang yang kita hormati, dan bahasa Informal (alias bahasa gaul sehari-hari) untuk teman sepermainan atau orang yang sudah ikrib dengan kita. Ya, tinggal disesuaikan saja penggunaannya asalkan tidak menyinggung si lawan bicara.
Okeh… nggak usah pake basa-basi lagi. Langsung aja kita ke inti pelajarannya. Saa, Benkyou Shimasou Minna-san !! ^^
1). Dalam bahasa Jepang, rumus pembentukan pola kalimatnya yaitu :
Formal
(+) : S + wa + O + desu
(-) : S + wa + O + de arimasen
(?) --: S + wa + O + desu ka ?
Informal
(+) : S + wa + O + da
(-) : S + wa + O + de wa nai / janai
(?) --: S + wa + O + na no ka ?
* Dalam bahasa Jepang, partikel “wa” ditulis dengan huruf Hiragana “ha” {は}, bukan huruf Hiragana “wa” {わ}.
Contoh :
Formal
(+) : Watashi wa Seito desu.
{私 は 生徒 です}
= Saya seorang murid
(-) : Hiruka-san wa Sensei de arimasen.
{昼かさん は 先生 で ありません}
= Pak Hiruka bukan seorang guru
(?) -: Kanojo wa watashi no senpai desu ka?
{彼女 は 私 の 先輩 ですか ?}
= Apakah dia (pr.) senior saya?
Informal
(+) : Kare wa otoko da yo!
{彼 は 男 だ よ!}
= Dia (lk.) seorang pria tau!
(-) : Are wa neko janai, baka!
{あれ は 猫 じゃない, 馬鹿 !}
= Itu bukan kucing, bodoh!
(?) -: Okino-chan wa mangaka na no ka?
{沖の ちゃん は 漫画家 な の か?}
= Apakah Okino-chan pembuat komik?
* Perlu diketahui, ketika kita menyebutkan nama seseorang, agar lebih sopan hendaknya kita menambahkan panggilan kepada nama orang tersebut (seperti mas, mbak, pak, bu, bro, bray dan lain sebagainya).
-san ; digunakan untuk panggilan orang yang lebih tua dari kita, orang biasa, ataupun orang yang baru kita kenal. Contoh : Maya-san, Hiruko-san, Okaa-san (ibu), dll.
-kun ; digunakan untuk panggilan laki-laki yang sudah akrab. Contoh : Diemaz-kun, Kotaro-kun, Naruto-kun, dll.
-chan ; digunakan untuk panggilan yang imut-imut (ca’elah bahasanya :v ). Contoh : Sakura-chan, Haruka-chan, Neko-chan, dll.
-dono ; digunakan untuk panggilan orang yang dihormati. Contoh : Takeda-dono, Uesugi-dono, Jokowi-dono, dll.
-sama ; digunakan untuk panggilan yang merasa diagungkan. Contohnya : Kami-sama (Tuhan), Elizabeth-sama, Hime-sama (tuan putri), dll.
-san ; digunakan untuk panggilan orang yang lebih tua dari kita, orang biasa, ataupun orang yang baru kita kenal. Contoh : Maya-san, Hiruko-san, Okaa-san (ibu), dll.
-kun ; digunakan untuk panggilan laki-laki yang sudah akrab. Contoh : Diemaz-kun, Kotaro-kun, Naruto-kun, dll.
-chan ; digunakan untuk panggilan yang imut-imut (ca’elah bahasanya :v ). Contoh : Sakura-chan, Haruka-chan, Neko-chan, dll.
-dono ; digunakan untuk panggilan orang yang dihormati. Contoh : Takeda-dono, Uesugi-dono, Jokowi-dono, dll.
-sama ; digunakan untuk panggilan yang merasa diagungkan. Contohnya : Kami-sama (Tuhan), Elizabeth-sama, Hime-sama (tuan putri), dll.
2). Untuk menyatakan “juga” dalam pola kalimat bahasa Jepang, dapat dilakukan dengan mengganti partikel “wa” {は} dengan partikel “mo” {も}.
Contoh :
- Mayu-chan mo Nihon-jin desu ka?
{マユ ちゃん も 日本人 ですか ?}
Apakah Mayu-chan juga orang Jepang?
- Ari-san mo senpai janai yo!
{アリ さん も 先輩 じゃない よ !}
Ari-san juga bukan seorang senior lho
{アリ さん も 先輩 じゃない よ !}
Ari-san juga bukan seorang senior lho
3). Kemudian untuk menyatakan “dan” atau “serta” dalam bahasa Jepang, dapat dilakukan dengan menambah partikel “to” {と} diantara kedua kata benda.
Contoh :
- Kimi to boku wa koibito desu.
{君 と僕 は 恋人 です}
Kamu dan Aku adalah pasangan kekasih
- Sam to Michelle wa Eropa-jin de wa nai.
{サムとミシェル は ヨロッパ人 ではない}
Sam dan Michelle bukan orang Eropa
Kosakata :
- Okaa-san = Ibu
- Otou-san = Ayah
- Haha = Emak
- Chichi = Babeh
- Watashi = Saya
- Boku = Aku
- Ore = Gue
- Anata = Anda
- Kimi = Kamu
- Omae = Elu
- …-tachi = bentuk jamak
- Watashitachi = Kita / Kami
- Anatatachi = Kalian
- Kodomotachi = Anak-anak
- Kare = Dia (lk.)
- Kanojo = Dia (pr.)
- Otoko = Pria (cowok)
- Onna = Wanita (cewek)
- Onii = Kakak laki-laki
- Onee = Kakak perempuan
- Aniki = Abang
- Aneue = Embak
- Temee = Elu (sialan)
- Kisama = Elu (bajingan)
- Koibito = Pasangan / Pacar
- Sensei = Guru
- Senpai = Senior
- Kouhai = Junior
- Seito = Murid / Siswa
- Gakusei = Mahasiswa
- Daigaku = Universitas
- Gakkou = Sekolah
- Kyoushitsu = Kelas
- Kaishain = Karyawan
- Kouba = Pabrik
No comments:
Post a Comment
Mohon berkomentar dengan baik dan sopan serta kritik dan saran yang membangun ya Minna-san. Arigatou Gozaimashita ^^