Yo Minna-san… O genki desu ka ?
Itsumo Genki da yo… Minna-san !! ^^
Okeh, sebelumnya kita telah mengenal pola
pembentukan kalimat dalam Bahasa Jepang. Sekarang kita akan belajar tentang
menggunakan kata tunjuk dalam bahasa Jepang. Kata tunjuk ada 2 macam, yakni
Kata Tunjuk Benda dan Kata Tunjuk Tempat. Seperti halnya Indonesia, Jepang juga
mempunyai kata tunjuk yang beragam sesuai dengan situasi dan keadaan (seperti
ini, itu, disini, disitu, sebelah sini, sebelah situ, dsb). Apa sajakah
macam-macamnya? Mau tauu ???? KEPOOOOO
!!!! :v (becanda gaes, becanda :v :v )
Yodah, langsung aja kita ke pembahasannya. Ikueyou Minna-san !!!
1. KATA
TUNJUK BENDA
Kata Tunjuk Benda digunakan sebagai penunjuk dari suatu benda. Kalau di Indonesia, kata tunjuk benda hanya ada 2 macam, yakni “INI” dan “ITU”. Namun dalam bahasa Jepang, kata tunjuk benda ada 3 macam, yaitu :
Kata Tunjuk Benda digunakan sebagai penunjuk dari suatu benda. Kalau di Indonesia, kata tunjuk benda hanya ada 2 macam, yakni “INI” dan “ITU”. Namun dalam bahasa Jepang, kata tunjuk benda ada 3 macam, yaitu :
a)
KORE,
SORE, dan ARE
Kata
tunjuk ini digunakan untuk menunjukkan benda secara tunggal, artinya kata
tunjuk ini dapat berdiri sendiri dan berfungsi sebagai subjek dari suatu
kalimat. Berikut penjelasan lebih lanjutnya.
>> KORE {これ}
KORE artinya “INI”. Digunakan untuk
menunjukkan benda yang dekat dengan kita atau subjek bicaranya (Lah, Minna-san mah pasti udah tau, gak usah dijelasin lagi :3).
Contoh :
- Kore wa jisho desu.
{これ は 辞書 です}
Ini adalah
Kamus
- Kore wa hon desu ka ?
{これ は 本 ですか ?}
Apakah
ini buku ?
>> SORE {それ}
SORE artinya “ITU”. Digunakan untuk
menunjukkan benda yang berada di dekat lawan bicara kita, namun jauh dari kita.
Contohnya, Diemaz-kun lagi ngobrol sama Hinata (aseeeekk :v) trus dia lagi
megang bunga. Nah, bunganya itulah yang dapat kita ganti dengan kata tunjuk
SORE.
Contoh :
- Sore wa enpitsu desu
yo!
{それ は 鉛筆 ですよ!}
Itu pensil
tau!
(Misal temen kamu lagi megang pensil)
- Haruna-chan, sore wa hana
desu ka ?
{春菜 ちゃん, それ は 花 ですか ?}
Haruna-chan,
apakah itu bunga ?
>> ARE {あれ}
ARE artinya juga sama “ITU”, namun
bedanya benda yang ditunjuk itu tidak berada di dekat kita maupun lawan bicara
kita (kalo bahasa kitanya mah, “Onoh”
:v).
Contoh :
- Are wa mika-dzuki janai
yo!
{あれ は 三日月形 じゃないよ!}
Itu bukan bulan
sabit tau!
- Are wa Fuji-yama desu
ka ?
{あれ は 富士山 ですか ?}
Apakah itu
Gunung Fuji ?
b)
KONO,
SONO, dan ANO
Kalau yang tadi kata tunjuknya dapat
berdiri sendiri, maka kata tunjuk ini harus diikuti dengan kata benda yang
ingin kita tunjuki. Jadi, pola kalimatnya menjadi : Kt. Tunjuk + Kt. Benda.
>> KONO {この}
Contoh :
- Kono neko
wa totemo kawaii desu yo.
{この 猫 は とても かわいいですよ!}
Kucing
ini imut banget
>> SONO {その}
Contoh :
- Sono zasshi
wa boku no desu ka ?
{その 雑誌 は僕 のですか ?}
Apakah majalah
itu milik ku ?
>> ANO {あの}
Contoh :
- Ano onna
wa kirei desu yo.
{あの 女 は 綺麗 ですよ!}
Wanita
itu cantik ya!
2. KATA TUNJUK
TEMPAT
Kata Tunjuk Tempat
dalam bahasa Jepang pada umumnya sama dengan kata tunjuk benda (memiliki 3
macam bentuk) dan digunakan sebagai penunjuk dari suatu tempat atau lokasi. Macam-macam
kata tunjuk tempat antara lain :
a)
KOKO,
SOKO, dan
ASOKO
Kata tunjuk tempat ini digunakan untuk menunjukkan suatu tempat disertai
dengan penjelasannya. Kata tunjuk ini juga dapat berdiri sendiri serta
berfungsi sebagai subjek maupun sebagai objek.
>> KOKO {ここ}
KOKO artinya “Disini”, biasanya
digunakan untuk menunjukkan tempat yang dekat dengan kita atau subjek
bicaranya.
Contoh :
- Koko wa kyoushitsu
desu.
{ここは 教室 です}
Disini
adalah ruang kelas
>> SOKO {そこ}
SOKO artinya “Disitu”, biasanya
digunakan untuk menunjukkan tempat yang dekat dengan lawan bicara kita, tetapi
tidak berada di dekat kita.
Contoh :
- Soko wa jimusho desu.
{そこは 事務所 です}
Disitu adalah
ruang kantor
>> ASOKO {あそこ}
ASOKO artinya “Disana”, biasanya
digunakan untuk menunjukkan tempat yang jauh dari kita maupun lawan bicara
kita.
Contoh :
- Asoko wa toire desu ka
?
{あそこはトイレですか ?}
Apakah
disana adalah toilet ?
b)
KOCHIRA,
SOCHIRA, dan
ACHIRA
Kata tunjuk ini umumnya sama bentuknya dengan kata tunjuk yang
sebelumnya, hanya saja kata tunjuk ini digunakan untuk menunjukkan di “sebelah
mana” tempat atau lokasi yang kita tunjukkan berada.
>> KOCHIRA {こちら}
KOCHIRA artinya “sebelah sini”.
Contoh :
- Kochira wa kouen
desu.
{こちらは 公園 です}
Sebelah
sini adalah taman
*Kata tunjuk KOCHIRA dapat disingkat menjadi KOCCHI {こっち} yang artinya “Disini” dan digunakan untuk
menunjukkan tempat dimana kita berada. Biasanya kata ini digunakan pada situasi
Informal saja.
Contoh :
- Minna-san, Kocchi
Kocchi !!
{ みんな さん, こっち!こっち!}
Semuanya, sini sini !!
>> SOCHIRA {そちら}
SOCHIRA artinya “sebelah situ”.
Contoh :
- Sochira mo iryouhinten
desu yo.
{そちら も衣料品店 ですよ!}
Sebelah
situ juga toko baju lho
>> ACHIRA {あちら}
ACHIRA artinya “sebelah sana”. Kata
ACHIRA juga dapat disingkat menjadi ACCHI {あっち}
yang artinya “Disana”.
Contoh :
- Achira wa Tokyo Dome
desu ka ?
{あちらはトキョドムですか ?}
Apakah di sebelah
sana adalah
Tokyo Dome ?
Tokyo Dome ?
- Tabun, michi wa Acchi
ni arimasu.
{多分, 道 は あっちに あります}
Mungkin,
jalanan ada disana.
Kosakata
:
- Zasshi =
Majalah
- Hon = Buku
- Enpitsu =
Pensil
- Keshigomu =
Penghapus
- Niwa =
Halaman
- Heya =
Kamar
- Hondana = Rak
buku
- Todana =
Lemari
- Tsukue = Meja
- Kokuban =
Papan tulis (hitam)
- Futon =
Kasur
- Chizu = Peta
- Okane = Uang
- Shatsu = Kemeja
- Mono =
Barang
- Tegami =
Surat
- Mado =
Jendela
- Kyoudai =
Saudara
- Tonari =
Tetangga
- Hako =
Kotak
- Fune =
Kapal
- Sakana = Ikan
- Ryukou =
Perjalanan
- Uchi =
Rumah
- Honya = Toko
buku
- Shukudou =
Kantin
- Jimusho =
Kantor
- Umi = Laut
- Koujou =
Pabrik
- Keshiki =
Pemandangan
- Utsukushii =
Indah
- Kirei =
Cantik
No comments:
Post a Comment
Mohon berkomentar dengan baik dan sopan serta kritik dan saran yang membangun ya Minna-san. Arigatou Gozaimashita ^^