Act_5

Kata  Tunjuk


Yo Minna-san… O genki desu ka ?
Itsumo Genki da yo… Minna-san !! ^^

Okeh, sebelumnya kita telah mengenal pola pembentukan kalimat dalam Bahasa Jepang. Sekarang kita akan belajar tentang menggunakan kata tunjuk dalam bahasa Jepang. Kata tunjuk ada 2 macam, yakni Kata Tunjuk Benda dan Kata Tunjuk Tempat. Seperti halnya Indonesia, Jepang juga mempunyai kata tunjuk yang beragam sesuai dengan situasi dan keadaan (seperti ini, itu, disini, disitu, sebelah sini, sebelah situ, dsb). Apa sajakah macam-macamnya? Mau tauu ???? KEPOOOOO !!!! :v (becanda gaes, becanda :v :v )

Yodah, langsung aja kita ke pembahasannya. Ikueyou Minna-san !!!




1.    KATA  TUNJUK  BENDA 

Kata Tunjuk Benda digunakan sebagai penunjuk dari suatu benda. Kalau di Indonesia, kata tunjuk benda hanya ada 2 macam, yakni “INI dan “ITU”. Namun dalam bahasa Jepang, kata tunjuk benda ada 3 macam, yaitu :


a)      KORE, SORE, dan ARE
Kata tunjuk ini digunakan untuk menunjukkan benda secara tunggal, artinya kata tunjuk ini dapat berdiri sendiri dan berfungsi sebagai subjek dari suatu kalimat. Berikut penjelasan lebih lanjutnya.


>>   KORE  {これ}
KORE artinya “INI”. Digunakan untuk menunjukkan benda yang dekat dengan kita atau subjek bicaranya (Lah, Minna-san mah pasti udah tau, gak usah dijelasin lagi :3).
Contoh :
-    Kore wa jisho desu.
            {これ は 辞書 です}
            Ini adalah Kamus

-    Kore wa hon desu ka ?
            {これ は 本 ですか ?}
            Apakah ini buku ?


>>   SORE  {それ}
SORE artinya “ITU”. Digunakan untuk menunjukkan benda yang berada di dekat lawan bicara kita, namun jauh dari kita. Contohnya, Diemaz-kun lagi ngobrol sama Hinata (aseeeekk :v) trus dia lagi megang bunga. Nah, bunganya itulah yang dapat kita ganti dengan kata tunjuk SORE.
Contoh :
-    Sore wa enpitsu desu yo!
            {それ は 鉛筆 ですよ!}
            Itu pensil tau!
            (Misal temen kamu lagi megang pensil)

-    Haruna-chan, sore wa hana desu ka ?
            {春菜 ちゃん, それ は 花 ですか ?}
            Haruna-chan, apakah itu bunga ?


>>   ARE  {あれ}
ARE artinya juga sama “ITU”, namun bedanya benda yang ditunjuk itu tidak berada di dekat kita maupun lawan bicara kita (kalo bahasa kitanya mah, “Onoh” :v).
Contoh :
-    Are wa mika-dzuki janai yo!
            {あれ は 三日月形 じゃないよ!}
            Itu bukan bulan sabit tau!

-    Are wa Fuji-yama desu ka ?
            {あれ は 富士山 ですか ?}
            Apakah itu Gunung Fuji ?



b)     KONO, SONO, dan ANO
Kalau yang tadi kata tunjuknya dapat berdiri sendiri, maka kata tunjuk ini harus diikuti dengan kata benda yang ingin kita tunjuki. Jadi, pola kalimatnya menjadi : Kt. Tunjuk  +  Kt. Benda.


>>   KONO  {この}
Contoh :
-     Kono neko wa totemo kawaii desu yo.
             {この 猫 は とても かわいいですよ!}
             Kucing ini imut banget


>>   SONO  {その}
Contoh :
-     Sono zasshi wa boku no desu ka ?
             {その 雑誌 は僕 のですか ?}
             Apakah majalah itu milik ku ?


>>   ANO  {あの}
Contoh :
-    Ano onna wa kirei desu yo.
            {あの は 綺麗 ですよ!}
            Wanita itu cantik ya!





2.     KATA  TUNJUK  TEMPAT

Kata Tunjuk Tempat dalam bahasa Jepang pada umumnya sama dengan kata tunjuk benda (memiliki 3 macam bentuk) dan digunakan sebagai penunjuk dari suatu tempat atau lokasi. Macam-macam kata tunjuk tempat antara lain :


a)      KOKO, SOKO, dan ASOKO
Kata tunjuk tempat ini digunakan untuk menunjukkan suatu tempat disertai dengan penjelasannya. Kata tunjuk ini juga dapat berdiri sendiri serta berfungsi sebagai subjek maupun sebagai objek.

>>   KOKO  {ここ}
KOKO artinya “Disini”, biasanya digunakan untuk menunjukkan tempat yang dekat dengan kita atau subjek bicaranya.
Contoh :
-    Koko wa kyoushitsu desu.
            {ここは 教室 です}
            Disini adalah ruang kelas

>>   SOKO  {そこ}
SOKO artinya “Disitu”, biasanya digunakan untuk menunjukkan tempat yang dekat dengan lawan bicara kita, tetapi tidak berada di dekat kita.
Contoh :
-    Soko wa jimusho desu.
            {そこは 事務所 です}
            Disitu adalah ruang kantor

>>   ASOKO  {あそこ}
ASOKO artinya “Disana”, biasanya digunakan untuk menunjukkan tempat yang jauh dari kita maupun lawan bicara kita.
Contoh :
-    Asoko wa toire desu ka ?
            {あそこはトイレですか ?}
            Apakah disana adalah toilet ?



b)     KOCHIRA, SOCHIRA, dan ACHIRA
Kata tunjuk ini umumnya sama bentuknya dengan kata tunjuk yang sebelumnya, hanya saja kata tunjuk ini digunakan untuk menunjukkan di “sebelah mana” tempat atau lokasi yang kita tunjukkan berada.

>>   KOCHIRA  {こちら}
KOCHIRA artinya “sebelah sini”.
Contoh :
-    Kochira wa kouen desu.
            {こちらは 公園 です}
            Sebelah sini adalah taman

*Kata tunjuk KOCHIRA dapat disingkat menjadi KOCCHI {こっち} yang artinya “Disini” dan digunakan untuk menunjukkan tempat dimana kita berada. Biasanya kata ini digunakan pada situasi Informal saja.
Contoh :
-    Minna-san, Kocchi Kocchi !!
            { みんな さん, こっち!こっち!}
            Semuanya, sini sini !!

>>   SOCHIRA  {そちら}
SOCHIRA artinya “sebelah situ”.
Contoh :
-    Sochira mo iryouhinten desu yo.
            {そちら も衣料品店 ですよ!}
            Sebelah situ juga toko baju lho

>>   ACHIRA  {あちら}
ACHIRA artinya “sebelah sana”. Kata ACHIRA juga dapat disingkat menjadi ACCHI {あっち} yang artinya “Disana”.
Contoh :
-    Achira wa Tokyo Dome desu ka ?
            {あちらはトキョドムですか ?}
            Apakah di sebelah sana adalah 
           Tokyo Dome ?

-    Tabun, michi wa Acchi ni arimasu.
            {多分, 道 は あっちに あります}
            Mungkin, jalanan ada disana.





Kosakata :

    -       Zasshi  =  Majalah
    -       Hon  =  Buku
    -       Enpitsu  =  Pensil
    -       Keshigomu  =  Penghapus
    -       Niwa  =  Halaman
    -       Heya  =  Kamar
    -       Hondana  =  Rak buku
    -       Todana  =  Lemari
    -       Tsukue  =  Meja
    -       Kokuban  =  Papan tulis (hitam)
    -       Futon  =  Kasur
    -       Chizu  =  Peta
    -       Okane  =  Uang
    -       Shatsu  =  Kemeja
    -       Mono  =  Barang
    -       Tegami  =  Surat
    -       Mado  =  Jendela
    -       Kyoudai  =  Saudara
    -       Tonari  =  Tetangga
    -       Hako  =  Kotak
    -       Fune  =  Kapal
    -       Sakana  =  Ikan
    -       Ryukou  =  Perjalanan
    -       Uchi  =  Rumah
    -       Honya  =  Toko buku
    -       Shukudou  =  Kantin
    -       Jimusho  =  Kantor
    -       Umi  =  Laut
    -       Koujou  =  Pabrik
    -       Keshiki  =  Pemandangan
    -       Utsukushii  =  Indah
    -       Kirei  =  Cantik
  







No comments:

Post a Comment

Mohon berkomentar dengan baik dan sopan serta kritik dan saran yang membangun ya Minna-san. Arigatou Gozaimashita ^^